Alun-Alun Pancasila

Picture by Episode-Photography

Picture by Episode-Photography

Ini tempat nongkrong favorit gue di Salatiga. Namanya alun-alun Pancasila atau lebih sering disebut Pansi oleh anak-anak sekitar. Kenapa gue suka nongkrong di Pansi? Karena tempatnya adem. Banyak pohon-pohon rindang di sekeliling lapangan. Dan yang paling penting adalah, banyak yang jualan makanan di situ. Mulai dari batagor, siomay, pisang ijo, sup buah, es kelapa muda, sampai nasi padang juga ada. Semua makanan yang dijual rasanya enak dan yang pasti harganya terjangkau. Pansi juga cocok digunakan sebagai arena jogging atau main sepeda. Karena pada dasarnya alun-alun ini adalah lapangan dengan ukuran lumayan besar yang sering digunakan untuk upacara-upacara resmi atau event-event walikota, hampir sama seperti alun-alun di kota lainnya. Kalau pun kamu nggak punya sepeda jangan sedih dan jangan bimbang. Banyak tempat di Salatiga yang menyewakan sepeda atau sepatu roda. Harganya hanya sekitar 7 ribu per jam untuk sepeda dan 10 ribu per jam untuk sepatu roda. Tapi paling asik menurut gue untuk dilakukan di alun-alun Pancasila adalah, ngajak jalan-jalan anjing kesayangan ke sini. Asal tali lehernya nggak lepas aja tapi, takut rusuh :DDD

Love…………..

Kota Hatti Beriman

Jantung Kota Salatiga by Episode-Photography

Jantung Kota Salatiga by Episode-Photography


Ini lah pusat kota Salatiga. Memang nggak luas sih, tapi kemana pun gue pergi tetap kota kecil ini yang selalu ada di hati gue, ahsadappp. Gimana enggak, di Salatiga itu cuacanya sejuk. Buat yang pernah dateng ke Bandung, katanya sih Salatiga lebih dingin, katanya. Tapi emang sejuk kok, soalnya lokasi Salatiga itu masih deket-deket gunung. Airnya aja dari mata air pegunungan. Wajar jadinya kalo lagi di Salatiga gue mandi cuma sekali sehari, bukan karena males kok, bukan. Orang juga suka heran karena Salatiga itu terletak di antara Semarang dan Solo yang dua-duanya daerah panas, tapi Salatiga bisa sejuk. Kalau mau main ke Salatiga apalagi di musim hujan gini, siapin jaket yang super tebal. Tapi cuaca Salatiga terkadang bisa ekstrim banget macam di gurun. Siangnya bisa super panas, malamnya jadi super dingin. Biasanya cuaca kayak begitu waktu pergantian musim. Jalan utama di Salatiga itu ada dua. Foto di atas adalah jalan Jenderal Sudirman. Ada patung Sudirman nya di situ, kayak patung Sudirman di Dukuh Atas Jakarta Pusat tapi lebih kecil. Satu lagi ada namanya jalan Diponegoro. Di situ juga ada patung Pangeran Diponegoro lagi naik kuda. Jalan Jensud merupakan akses ke pasar tengah kotanya Salatiga, sedangkan Jalan Dipo merupakan akses ke salah satu universitas yang ada di Salatiga, yaitu Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Universitas ini lumayan terkenal sampai ke luar pulau Jawa, terbukti dengan hampir semua ras dan suku dari berbagai penjuru Indonesia ada di situ sebagai mahasiwa maupun sebagai dosen pengajar. Sepanjang jalan Jensud itu ada berbagai kuliner yang pastinya pantas dicoba. Lain kali gue bakal posting tentang kuliner Salatiga. Dua jempol deh pokoknya.

Salam.

Kulo Tiyang Solotigo

Javanese Woman

Javanese Woman

Nama lengkap gue Skolastika Putri Candra Ningrum. Tapi gue lebih populer dengan nama ((hmmm .. oke populer)), Skolastika Putri.┬áNama lahir gue Putri Candra Ningrum yang mana itu adalah nama pemberian nenek gue. Skolastika itu namaaaaa……..penyanyi. Iya gue tau. Hampir setiap orang yang tau nama gue langsung nanya, ’emang kamu ada hubungan apa sama si Anu Skolastika itu?’. Kami sebenarnya adalah saudara yang terpisahkan. Ya engga lah, menurut ngana?! Well, jadi gini, Skolastika itu adalah nama baptis gue. Emang jarang sih yang familiar dengan nama baptis semacam Skolastika ini, nggak kayak Maria, Fransiska, Yohana, dan lain sebagainya. Karena baptis gue itu Katolik, maka nama baptis gue diambil dari nama Santa alias orang suci menurut orang Katolik. Begitulah ceritanya pemirsa. Oke lanjut. Gue lahir dan tumbuh di Salatiga. Banyak juga nih orang yang nanya setiap gue sebut nama tempat tinggal gue, secara gue sekarang lagi menuntut ilmu di Jakarta jadi banyak orang sini yang nggak tau sebenarnya Salatiga itu apa. Jadi, Salatiga itu adalah kota kecil yang masih masuk dalam kawasan wilayah Kabupaten Semarang tapi merupakan kotamadya yang punya otonomi sendiri. Nama Salatiga juga ada sejarahnya, tapi nanti aja gue ceritainnya. Balik lagi ke gue. Gue anak ketiga dari empat bersaudara yang semuanya perempuan. Kebayang kan gimana ceriwisnya kalo ada di rumah gue :D. Semua sisters gue uda nikah, tinggal gue doang nih. Bukannya nggak laku kok, bukan, ga mungkin banget gue ga laku :”(

Cukup lah ya tentang gue. Kalo ada pertanyaan silahkan tunjuk tangan. Adios!